NAMA-NAMA TINGKATAN SYURGA DAN NERAKA
Tingkatan dan nama-nama syurga ialah :
1. Firdaus
2. Syurga 'Adn
3. Syurga Na'iim
4. Syurga Ma'wa
5. Syurga Darussalaam
6. Daarul Muaqaamah
7. Al-Muqqamul Amin
8. Syurga Khuldi
Tingkatan dan nama-nama neraka adalah :
1. Neraka Jahannam
2. Neraka Jahiim
3. Neraka Hawiyah
4. Neraka Wail
5. Neraka Sa'iir
6. Neraka Ladhaa
7. Neraka Saqar
8. Neraka Hutomah
RIDLAH : CARI RIDHONYA ALLOH SWT & SYAFA'ATNYA NABI MUHAMMAD SAW. PENGUCAPMU PENGAMALANMU PADAKNO KARO KAREPE ATIMU
Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh _monggo pinarak ingkang sekeco_
Senin, 24 Maret 2014
Doa Mohon Agar Menjadi Saksi Atas Kebenaran Al-Quran dan Kenabian Muhammad SAW
Doa Mohon Agar Menjadi Saksi Atas Kebenaran Al-Quran dan Kenabian Muhammad SAW
"Rabbanaa aamannaa faktubnaa ma'a al-syaahidiin"
"Ya Tuhan, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-orang
yang menjadi saksi (atas kebenaran Al-Quran dan kenabian Muhammad SAW)
(QS Al-Maa'idah [5]:83)"
"Rabbanaa aamannaa faktubnaa ma'a al-syaahidiin"
"Ya Tuhan, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-orang
yang menjadi saksi (atas kebenaran Al-Quran dan kenabian Muhammad SAW)
(QS Al-Maa'idah [5]:83)"
Minggu, 23 Maret 2014
Mari berdoa dengan Doa Sapu Jagad
Mari berdoa
dengan
Doa Sapu Jagad
Rabbanaa aatinaa fid dunyaa hasanah
wa fil aakhirati hasanaah
wa qinaa 'azaaban naar
"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di
akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka. (Q.S. al-Baqarah [2]:
201)"
dengan
Doa Sapu Jagad
Rabbanaa aatinaa fid dunyaa hasanah
wa fil aakhirati hasanaah
wa qinaa 'azaaban naar
"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di
akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka. (Q.S. al-Baqarah [2]:
201)"
Kamis, 20 Maret 2014
Ayo Sholawatan NARIYAH
Allahumma sholli sholaatan kaamilatan Wa sallim salaaman taaman ‘ala sayyidinaa Muhammadin Alladzi tanhallu bihil ‘uqadu, wa tanfariju bihil kurabu, wa tuqdhaa bihil hawaa’iju Wa tunaalu bihir raghaa’ibu wa husnul khawaatimi wa yustasqal ghomaamu bi wajhihil kariimi, wa ‘alaa aalihi, wa shahbihi ‘adada kulli ma’luumin laka
“Ya Allah, berikanlah shalawat yang sempurna dan salam yang sempurna kepada Baginda kami Muhammadyang dengannya terlepas dari ikatan (kesusahan) dan dibebaskan dari kesulitan.Dandengannya pula ditunaikan hajat dan diperoleh segala keinginan dan kematian yang baik,dan memberi siraman (kebahagiaan) kepada orang yang sedih dengan wajahnya yang mulia, dan kepada keluarganya, para shahabatnya, dengan seluruh ilmu yang engkau miliki.”
Sabtu, 15 Maret 2014
HATI dan NAFSU
Allah menciptakan hati dan menjadikannya sebagai raja dan anggota badan sebagai bala tentaranya.
Jika raja baik, maka bala tentara juga ikut baik.
Nabi SAW bersabda: “Sesungguhnya di dalam tubuh ada segumpal daging yang jika baik, akan baiklah seluruh tubuh dan sebaliknya jika rusak, akan rusaklah seluruh tubuh. Ketahuilah sepotong daging itu adalah hati”(Muttafaq Alaihi).
Hati adalah tempat berteduhnya iman dan taqwa atau kekufuran, nifak dan kesyirikan.
Nabi SAW bersabda:
“Taqwa berasa di sini(beliau mengarahkan tangannya ke dadanya sebanyak tiga kali). (H.R Muslim)
Iman adalah keyakinan, ucapan dan perbuatan.
Keyakinan hati dan ucapan lisan.
Serta amalan hati dan anggota badan.
Hati mengimani dan embenarkan.
Sehingga terucaplah kalimat syahadat dari lisan yang kemudian diamalkan oleh hati berupa mahabbah(rasa cinta),khauf(rasa takut),raja’(rasa harap).
Lisan tergerak untuk berdzikir, membaca al-Qur’an.
Anggota badan bersujud dan ruku’ serta beramal sholeh untuk mendekatkan diri pada Allah SWT.
Badan mengikuti hati sehingga tidak ada sesuatu keinginan kuat dalam hati melainkan akan tercermin dalam amalan lahiriah bagaimanapun bentuknya.
Amalan hati adalah segala amalan yang tempatnya adalah di dalam hati dan terkait dengannya.
Yang paling agung adalah iman pada Allah SWT, sikap membenarkan yang membuahkan ketundukan dan ikrar/pengakuan.
Selain itu rasa cinta, takut, harap, rasa kembali, tawakkal, sabar, yakin, khusyu’dll dari seorang hamba pada Allah SWT.
Sebagaimana hati memiliki tugas/amalan, ada pula lawan darinya yaitu penyakit hati.
Lawan dari keikhlasan adalah riya’.
Keyakinan lawannya adalah keraguan.
Rasa cinta lawannya adalah kebencian… dst.
Jika kita lalai dari memperbaiki hati, maka dosa-dosa akan bertumpuk sehingga membinasakan hati.
Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Jika seorang hamba melakukan sebuah kesalahan, maka akan dituliskan dalam hatinya satu noda hitam. Apabila ia berlepas diri darinya dengan beristighfar dan bertaubat, maka hati akan dibersihkan kembali. Bila ia melakukan kesalahan kembali akan ditambah noda hitam dalam hatinya. Jika ia masih berbuat dosa lagi, maka akan ditambah lagi noda hitamnya, sehingga bertambah tinggi.
Itulah ar-raan yang difirmankan Allah: “Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutup hati mereka”.(Q.S al-Muthaffifin :14) (H.R Tirmidzi).
Beliau Nabi Muhammad SAW juga bersabda:
“Ujian dan cobaan itu senantiasa ditimpakan dalam hati seperti tikar sepotong demi sepotong. Hati mana saja yang menerimanya akan dituliskan titik hitam dan sebaliknya bila hati menolaknya, akan dituliskan titik putih. Sehingga ada dua macam hati. Hati yang putih seperti batu licin. Tidak memudharatkannya cobaan/godaan selama ada langit dan bumi. Sedang hati satunya berwarna keruh, seperti sejenis cangkir jubung yang terbalik, tidak mengenal perkara yang makruf dan tidak pula mengingkari perkara yang mungkar. Ia hanya mengikuti hawa nafsunya.”(H.R Muslim)
MENJAGA HATI
Menjaga hati bersih dan tetap hidup
1 Selalu berzikir kepada ALLAH.
Dengan berzikir, hati terus-menerus mendapat kekuatan sehingga hati
menjadi sentiasa jernih.
Hati yang sentiasa berzikir dipelihara kejernihannya sehingga suara
hati yaitu suara fitrah menguasai perasaan dan emosi.
2 Hendaklah hati ini sentiasa kita gunakan untuk merenung dan mengkaji
ayat-ayat ataupun tanda-tanda kekuasaan ALLAH dalam setiap perkara.
Biarkanlah hati ini menterjemah hikmah dari segala sesuatu di sekeliling kita.
Dengan hikmah yang kita dapat, hati kita sentiantiasa hidup dan bebas
daripada segala penyakit.
3 Berusaha memaksa diri bagi terus beribadah dengan ibadah yang
terbaik karena ibadah yang khusyuk menghasilkan kekuatan yang begitu
besar demi keteguhan dan kebersihan hati.
Hati adalah tempat tersimpannya iman.
Apabila hati kita bersih, pasti iman dapat kekal di dalamnya.
Keimanan tidak bertahan lama dan tidak hadir pada hati yang kotor.
Keimanan hanya kekal pada hati yang bersih.
Maka, bersihkanlah hati kita selalu.
1 Selalu berzikir kepada ALLAH.
Dengan berzikir, hati terus-menerus mendapat kekuatan sehingga hati
menjadi sentiasa jernih.
Hati yang sentiasa berzikir dipelihara kejernihannya sehingga suara
hati yaitu suara fitrah menguasai perasaan dan emosi.
2 Hendaklah hati ini sentiasa kita gunakan untuk merenung dan mengkaji
ayat-ayat ataupun tanda-tanda kekuasaan ALLAH dalam setiap perkara.
Biarkanlah hati ini menterjemah hikmah dari segala sesuatu di sekeliling kita.
Dengan hikmah yang kita dapat, hati kita sentiantiasa hidup dan bebas
daripada segala penyakit.
3 Berusaha memaksa diri bagi terus beribadah dengan ibadah yang
terbaik karena ibadah yang khusyuk menghasilkan kekuatan yang begitu
besar demi keteguhan dan kebersihan hati.
Hati adalah tempat tersimpannya iman.
Apabila hati kita bersih, pasti iman dapat kekal di dalamnya.
Keimanan tidak bertahan lama dan tidak hadir pada hati yang kotor.
Keimanan hanya kekal pada hati yang bersih.
Maka, bersihkanlah hati kita selalu.
Kamis, 06 Maret 2014
Sholawat Fatih
Allaahumma shalli wa sallim wa baarik'alaa syayidina muhammadin
al-faatihi limaa ughliqa, wal khaatimi limaa sabaqa, wan naashiril
haqaabil haqqi, wal haadii ilaa shitaatikal mustaqiimi.
shallallaahu'alaihi wa'alaa aalihi wa ashhaabihi haqqa qadrihi wa
miqdaarihil'adhiimi.
Artinya : "Ya Allah limpahkanlah rahmat dan keselamatan serta berkah
kepada junjungan kita nabi Muhammad saw. yaitu pembuka barang yang
dikunci, pengakhir barang yang dahulu, penolong kebenaran dengan jalan
benar, dan petunjuk kepada jalan-Mu yang lurus. Semoga Allah
melimpahkan rahmat kepada beliau, kepada keluarganya dan kepada semua
shahabatnya dengan sebenar-benar kuasanya dan kekuasaannya yang
Agung".
al-faatihi limaa ughliqa, wal khaatimi limaa sabaqa, wan naashiril
haqaabil haqqi, wal haadii ilaa shitaatikal mustaqiimi.
shallallaahu'alaihi wa'alaa aalihi wa ashhaabihi haqqa qadrihi wa
miqdaarihil'adhiimi.
Artinya : "Ya Allah limpahkanlah rahmat dan keselamatan serta berkah
kepada junjungan kita nabi Muhammad saw. yaitu pembuka barang yang
dikunci, pengakhir barang yang dahulu, penolong kebenaran dengan jalan
benar, dan petunjuk kepada jalan-Mu yang lurus. Semoga Allah
melimpahkan rahmat kepada beliau, kepada keluarganya dan kepada semua
shahabatnya dengan sebenar-benar kuasanya dan kekuasaannya yang
Agung".
SALIK
Salik adalah seseorang yang berpegang teguh dalam menjalankan
perintah dan menjauhi larangan Allah SWT dan Baginda Nabi SAW untuk
mendekatkan diri kepada-Nya.
Ketika belajar tepat waktu dalam menjalankan shalat lima waktu, itu
artinya kita mengikuti suluk.
Suluk artinya jalan spiritual.
Dan jalan yang kita tempuh tadi berada dalam tingkatan mubtadiin atau pemula.
Seorang salik akan istiqomah dalam menjalankan syariat.
Ia selalu berusaha shalat tepat waktu dan tidak mengakhirkannya.
Ketika sudah istiqomah menjalankan sholat lima waktu pada waktunya,
kita belajar untuk tidak meninggalkan apa yang diajarkan oleh Nabi
Muhammad SAW, seperti shalat sunah qabliyah dan ba'diyah.
Sebab shalat sunah tersebut selain untuk mendapat nilai tambah, juga
kita belajar memerangi nafsu kita yang selalu ingin buru-buru selesai
menjalankan shalat fardhu.
perintah dan menjauhi larangan Allah SWT dan Baginda Nabi SAW untuk
mendekatkan diri kepada-Nya.
Ketika belajar tepat waktu dalam menjalankan shalat lima waktu, itu
artinya kita mengikuti suluk.
Suluk artinya jalan spiritual.
Dan jalan yang kita tempuh tadi berada dalam tingkatan mubtadiin atau pemula.
Seorang salik akan istiqomah dalam menjalankan syariat.
Ia selalu berusaha shalat tepat waktu dan tidak mengakhirkannya.
Ketika sudah istiqomah menjalankan sholat lima waktu pada waktunya,
kita belajar untuk tidak meninggalkan apa yang diajarkan oleh Nabi
Muhammad SAW, seperti shalat sunah qabliyah dan ba'diyah.
Sebab shalat sunah tersebut selain untuk mendapat nilai tambah, juga
kita belajar memerangi nafsu kita yang selalu ingin buru-buru selesai
menjalankan shalat fardhu.
SYARIAT TARIKAT HAKIKAT MAKRIFAT
Syariat Islam adalah hukum dan aturan Islam yang mengatur seluruh
sendi kehidupan umat Muslim.
Selain berisi hukum dan aturan, syariat Islam juga berisi penyelesaian
masalah seluruh kehidupan ini.
Maka oleh sebagian penganut Islam, syariat Islam merupakan panduan
menyeluruh dan sempurna seluruh permasalahan hidup manusia dan
kehidupan dunia ini.
Sumber syariat adalah Al-Qur'an, As-Sunnah.
Tarekat(Bahasa Arab:, transliterasi:Tariqah) berarti "jalan" atau
"metode", dan mengacu pada aliran kegamaan tasawuf atau sufisme/
mistisme Islam.
Di zaman sekarang ini, tarekat merupakan jalan (pengajian) yang
mengajak ke jalan Ilahiyah dengan cara suluk (taqarrub) yang biasanya
dilakukan oleh salik.
Hakikat(Haqiqat)adalah kata benda yang berarti kebenaran atau yang
benar-benar ada. Yang berasal dari kata hak(al-Haq),yang berarti
milik (kepunyaan) atau benar (kebenaran).
Kata Haq, secara khusus oleh orang-orang sufi sering digunakan
sebagai istilah untuk Allah, sebagai pokok (sumber) dari segala
kebenaran, sedangkan yang berlawanan dengan itu semuanya disebut
batil(yang tidak benar).
Makrifat berarti pengetahuan yang hakiki tentang Ilahiyah.
Dengan orang menjalankan Syari'at, masuk Tarekat, kemudian
ber-Hakikat untuk mendapatkan Makrifatullah sehingga menjadi hamba
yang selalu mendekatkan diri setiap detik hanya ke Allah.
sendi kehidupan umat Muslim.
Selain berisi hukum dan aturan, syariat Islam juga berisi penyelesaian
masalah seluruh kehidupan ini.
Maka oleh sebagian penganut Islam, syariat Islam merupakan panduan
menyeluruh dan sempurna seluruh permasalahan hidup manusia dan
kehidupan dunia ini.
Sumber syariat adalah Al-Qur'an, As-Sunnah.
Tarekat(Bahasa Arab:, transliterasi:Tariqah) berarti "jalan" atau
"metode", dan mengacu pada aliran kegamaan tasawuf atau sufisme/
mistisme Islam.
Di zaman sekarang ini, tarekat merupakan jalan (pengajian) yang
mengajak ke jalan Ilahiyah dengan cara suluk (taqarrub) yang biasanya
dilakukan oleh salik.
Hakikat(Haqiqat)adalah kata benda yang berarti kebenaran atau yang
benar-benar ada. Yang berasal dari kata hak(al-Haq),yang berarti
milik (kepunyaan) atau benar (kebenaran).
Kata Haq, secara khusus oleh orang-orang sufi sering digunakan
sebagai istilah untuk Allah, sebagai pokok (sumber) dari segala
kebenaran, sedangkan yang berlawanan dengan itu semuanya disebut
batil(yang tidak benar).
Makrifat berarti pengetahuan yang hakiki tentang Ilahiyah.
Dengan orang menjalankan Syari'at, masuk Tarekat, kemudian
ber-Hakikat untuk mendapatkan Makrifatullah sehingga menjadi hamba
yang selalu mendekatkan diri setiap detik hanya ke Allah.
Langganan:
Postingan (Atom)