Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh _monggo pinarak ingkang sekeco_

Kamis, 27 Januari 2011

KELUARGA, Sesungguhnya bersama kesulitan itu terdapat

KELUARGA, Sesungguhnya bersama kesulitan itu terdapat kemudahan
Oleh : Hamba Allah (sohibq yg minta namanya di rahasiakan).


Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Seperti kita ketahui keluarga merupakan seseorang yang terdekat dari kehidupan kita yang tentunya amat kita prioritaskan dan kita cintai seumur hidup kita.

Keluarga merupakan bagian yang tak terpisahkan hidup seseorang.

Walau sejauh, sebaik,seburuk, setinggi maupun serendah apapun derajat seseorang apapun...

Walau bagaimana pun ia tetap merupakan keluarga kita.
Namun, terkadang tidak sedikit pula kasus yang kita temui justru sebuah keluarga terkadang menjadi momok bagi diri kita ibarat bagaikan sebuah duri, batu sandungan maupun musuh terbesar bagi seorang anak dari keluarga tersebut terhadap proses perjalanan & kenyamanan hidup- nya yang ia pilih.

Mengapa, hal tersebut bisa terjadi??
Tidak dipungkiri, faktor karakter yang terbentuk dalam keseharian sebuah keluarga hingga menjadi doktrin amatlah melekat.

Beragam pandangan pun mengemuka dengan alasan yang berbeda.

Faktor pengalaman seseorang, kultur budaya lingkungan sekitar rumah, pemahaman keterbatasan pengetahuan sikap bijak yang dimiliki maupun tingkat kefanatikan suku terkadang amatlah menentukan prinsip dari seorang pemimpin keluarga (Ayah&Ibu) terhadap pembentukan keluarga yang dibentuk dalam tautan kasih terhadap anak-anaknya.

Namun, semua itu tetap tidaklah sama.

Mungkin ada pepatah yang begitu cukup dikenal masyarakat berupa "Like Father, Like Son" ataupun "buah tidak mungkin jatuh jauh dari pohonnya" maupun pepatah analogi serupa lainnya.

Hidup ini tidak ada yang sama Akhi.. Ukhti.

Seseorang yang terlahir kembar maupun nama yang sama pun tidaklah mungkin memiliki sifat yang sama.

Terkadang seseorang selalu berpikir apa yang menjadi jalan pemikirannya tersebut selalu dianggap Benar.

Faktor Usia seseorang, termasuk pengalaman hidupnya yang selalu dijadikan sebagai guru terbaik dianggap sebagai bekal yang cukup untuk menentukan bahwa seseorang tersebut cukuplah memiliki kapabilitas dan ahli...

Cukup bijakkah orang tua tersebut???

Padahal,..............hmm Semua itu tidaklah sama Akhi..Ukhti!!

Permasalahan Hidup
Perspektif kehidupan
Duniawi di mata seseorang Tujuan Hidup di Dunia ini dalam pandangan seseorang Semua itu masing-masing beragam.
Stop Ne-Think (Negative Thinking)

Berpikirlah melingkar..let's We're Thinking Out of The Box
Seorang bayi tidaklah mungkin bebas memilih jalan hidupnya sendiri bahwa ia mau dilahirkan melalui rahim Siapa dan dari Negara serta suku bangsa apa??

Sebuah permasalahan dapat berawal dari apapun.

Baik dari penglihatan, Pandangan, Pendengaran, Perasaan, Pengucapan kata dan lainnya.

Bukankah Setiap pertanyaan, keinginan, pernyataan dari setiap orang yang dilontarkan ke seseorang lain sudah sebijaknya haruslah ada solusinya.. termasuk penjelasan tuntas & penanggung jawabnya.
Jika tidak!!
Maka akan dapat menjadi hanya sebuah usul, bisa pula menjadi doktrin bahkan intervensi dikarenakan keharusan ataupun sesuatu hal lainnya.
Disesuaikan dengan tutur dalam penyampaian dan intonasi dalam pengucapan.
Sudah menjadi sunnatullah..Masalah Timbul, maka solusi pun memainkan peranannya..

**** Tidak ada masalah dengan masalah, yang menjadi masalah adalah cara kita yang salah dalam menyikapi masalah. (Aa' Gym)
'Karena sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan". (QS. Al-Insyirah [94]: 5-6)

Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.
Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.
Maka apabila engkau telah selesai ( dari sesuatu urusan), tetaplah bekerja keras ( untuk urusan yang lain).
Dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap." Q.S. Al-Insyirah, 94 : 6-8.

Dalam tafsir Ibnu Katsir, Ibnu Jarir meriwayatkan dari al-Hasan, dia berkata: "Nabi saw pernah keluar rumah pada suatu hari dalam keadaan senang dan gembira, dan beliau juga dalam keadaan tertawa seraya bersabda: "Satu kesulitan itu tidak akan pernah mengalahkan dua kemudahan, satu kesulitan itu tidak akan pernah mengalahkan dua kemudahan, karena bersama kesulitan itu pasti terdapat kemudahan, sesungguhnya bersama kesulitan itu terdapat kemudahan."

Wahai manusia, setelah lapar ada kenyang, setelah haus ada kepuasan, setelah bergadang ada tidur pulas, dan setelah sakit ada kesembuhan.

Setiap yang hilang pasti ketemu, dalam kesesatan akan datang petunjuk, dalam kesulitan ada kemudahan, dan setiap kegelapan akan terang benderang.

Sampaikan kabar gembira kepada malam hari bahwa sang fajar pasti datang mengusirnya dari puncak-puncak gunung dan dasar-dasar lembah.

Kabarkan juga kepada orang yang dilanda kesusahan bahwa, pertolongan akan datang secepat kelebat cahaya dan kedipan mata.

Kabarkan juga kepada orang yang ditindas bahwa kelembutan dan dekapan hangat akan segera tiba. (dikutip dari buku la tahzan karya dr. 'aidh al- qarni)

Kesulitan bisa memberi hikmah dan pelajaran.

Kesulitan mengajarkan kemampuan untuk memikul beban dan bertahan.

Kesulitan menghapuskan dosa.

Kesulitan memperbanyak pahala.

Maka, mintalah perlindungan dan pertolongan Allah SWT.

Setiap musibah itu mempunyai tujuan.

Berapa kali kita merasa takut, lalu kita berdo'a dan meminta kepada Allah SWT.

Kemudian Allah SWT menyelamatkan dan melindungi kita.

Berapa kali kita di lilit lapar, lalu Allah memberi makan dan minum untuk kita.

Berapa kali kita diterpa kebimbangan dan keresahan, lalu Allah memberikan kebahagiaan dan kesenangan.

Berapa kali kita terjerat dan kita hampir terjatuh dalam kehancuran.
Kemudian Allah SWT memberikan jalan untuk bangkit dan berjalan.

Ketahuilah, engkau berhubungan dengan Yang Maha Lembut terhadap hamba-Nya.
Yang Terkenal dengan Pemberiannya.
Yang Maha Memberi untuk kebahagiaan hamba-Nya.

Yang Maha Kuasa atas segala keinginan-Nya. [Syaikh DR. Aidh Bin Abdullah Al Qarni]

Sesungguhnya bersama kesulitan itu terdapat kemudahan

Wallahu a'lam.
Semoga ada hikmahnya.
Cari dan teruslah mencari cinta Ilahi.

Wa alaikum salam warohmatullahi wabarokatuh.

Minggu, 26 Desember 2010

TAUHID DAN SYAHADAT "LA ILAHA ILLALLAH"

Penjelasan Tentang Makna Tauhid Dan Syahadat "La Ilaha Illallah"

Firman Allah s.w.t. :
"Orang orang yang mereka seru itu, mereka sendiri mencari jalan kepada tuhan mereka, siapa diantara mereka yang lebih dekat (kepada Allah), dan mereka mengharapkan rahmatNya serta takut akan siksaNya ; sesungguhnya siksa Tuhanmu adalah sesuatu yang (harus) ditakuti." (QS. Al Isra'', 57)

"Dan ingatlah ketika Ibrahim berkata kepada bapa dan kaumnya :
sesungguhnya aku membebaskan diri dari apa yang kalian sembah, kecuali (Allah) Dzat yang telah menciptakan aku, kerana hanya Dia yang akan menunjukkan (kepada jalan kebenaran)." ( QS. Az zukhruf, 26-27).

"Mereka menjadikan orang-orang alim dan pendeta-pendeta mereka sebagai tuhan-tuhan selain Allah, dan (mereka mempertaruhkan pula) Al Masih putera Maryam ; padahal mereka itu tiada lain hanyalah diperintahkan untuk beribadah kepada satu sembahan, tiada sembahan yang haq selain Dia.
Maha suci Allah dari perbuatan syirik mereka." ( QS. Al Taubah, 31).

"Diantara sebahagian manusia ada yang menjadikan tuhan-tuhan tandingan selain Allah, mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah, adapun orang-orang yang beriman lebih besar cintanya kepada Allah." (QS. Al Baqarah, 165).

Diriwayatkan dalam Shoheh Muslim, bahawa Rasulullah s.a.w. bersabda :
" Barang siapa yang mengucapkan "la Ilaha Illallah" , dan mengingkari sesembahan selain Allah, maka haramlah harta dan darahnya, adapun perhitungannya adalah terserah kepada Allah".


Kandungan bab ini menyangkut masalah yang paling besar dan paling mendasar, iaitu pembahasan tentang makna tauhid dan syahadat.
Masalah tersebut telah diterangkan oleh bab ini dengan beberapa hal yang cukup jelas, antara lain :
1- Ayat dalam surah Al Isra''. Diterangkan dalam ayat ini sanggahan terhadap orang-orang musyrik, yang memohon kepada orang-orang yang soleh, oleh karena itu, ayat ini mengandungi suatu penjelasan bahawa perbuatan mereka itu adalah syirik besar[18 ].
2- Ayat dalam surah At taubah. Diterangkan dalam ayat ini bahawa orang-orang ahli kitab telah menjadikan orang-orang alim dan pendeta pendeta mereka sebagai tuhan-tuhan selain Allah, dan dijelaskan pula bahawa mereka hanya diperintahkan untuk menyembah kepada satu sesembahan, dan menurut penafsiran yang sebenarnya mereka itu hanya diperintahkan untuk taat kepadanya dalam hal-hal yang tidak bermaksiat kepada Allah, dan tidak berdoa kepadanya.
3- Kata-kata Nabi Ibrahim a.s. kepada orang-orang kafir : "sesungguhnya saya berlepas diri dari apa yang kalian sembah, kecuali (saya hanya menyembah) Dzat yang menciptakanku".
Di sini beliau mengecualikan Allah dari segala sesembahan.
Pembebasan (dari segala sembahan yang batil) dan pernyataan setia (kepada sembahan yang haq, iaitu : Allah) adalah makna yang sebenarnya dari syahadat "la Ilaha Illallah".

Allah s.w.t. berfirman :
"Dan Nabi Ibrahim menjadikan kalimat syahadat ini kalimat yang kekal pada keturunannya, agar mereka ini kembali (kepada jalan yang benar)." (QS. Az Zukhruf, 28)
4- Ayat dalam surah Al Baqarah yang berkenaan dengan orang-orang kafir, yang dikatakan oleh Allah dalam firmanNya :
"Dan mereka tidak akan dapat keluar dari neraka."
Disebutkan dalam ayat tersebut, bahawa mereka menyembah tandingan tandingan selain Allah, iaitu dengan mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah, ini menunjukkan bahawa mereka mempunyai kecintaan yang besar kepada Allah, meskipun demikian kecintaan mereka ini belum boleh memasukkan mereka kedalam agama Islam[ 19 ].
Lalu bagaimana dengan mereka yang cintanya kepada sesembahan selain Allah itu lebih besar dari cintanya kepada Allah.?
Lalu bagaimana lagi orang-orang yang cuma hanya mencintai sesembahan selain Allah dan tidak mencintai Allah.?
5- Sabda Rasulullah s.a.w. :
"Barang siapa yang mengucapkan "la Ilaha Illallah", dan mengingkari sesembahan selain Allah, maka haram darah dan hartanya, sedangkan perhitungannya kembali kepada Allah".
Ini adalah termasuk hal yang penting sekali yang menjelaskan pengertian "la Ilaha Illallah".
Sebab apa yang dijadikan Rasulullah sebagai pelindung darah dan harta bukanlah sekadar mengucapkan kalimat itu dengan lisan atau memahami arti dan lafadznya, atau mengetahui akan kebenarannya, bahkan bukan pula karena tidak meminta kecuali kepada Allah saja, yang tiada sekutu bagiNya, akan tetapi harus disertai dengan tidak adanya penyembahan kecuali hanya kepadaNya.

Jika dia masih ragu atau bimbang, maka belumlah haram dan terlindung harta dan darahnya.
9 Betapa besar dan pentingnya penjelasan makna "la Ilaha Illallah" yang termuat dalam hadis ini, dan betapa jelasnya keterangan yang dikemukakannya, dan kuatnya argumentasi yang diajukan bagi orang-orang yang menentangnya. ___________________________________
[18 ] Dapat diambil kesimpulan dari ayat dalam surat Al Isra'' tersebut bahawa makna tauhid dan syahadat "La Ilaha Illallah" iaitu : meninggalkan apa yang dilakukan oleh orang orang musyrik, seperti menyeru (memohon) kepada orang orang soleh dan meminta syafaat mereka.
[19 ] Dari ayat dalam surat Al baqoroh tersebut diambil kesimpulan bahawa penjelasan makna tauhid dan syahadat "La Ilaha Illallah" iaitu : pemurnian kepada Allah yang diiringi dengan rasa rendah diri dan penghambaan hanya kepadaNya.


Penjelasan Tentang Makna Tauhid Dan Syahadat "La Ilaha Illallah"

Sumber : Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab

MUSIK KLASIK

Musik terbukti mampu memacu perkembangan janin semasa di dalam kandungan. Tidak hanya itu, setelah bayi lahir , musik ternyata tetap memiliki peran yang penting dalam perkembangan otak si kecil.
Dari penelitian yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa musik , terutama musik klasik memiliki pengaruh yang sangat penting bagi perkembangan tingkat kecerdasan serta tingkat emosional si kecil.
Anak yang sedari bayi terbiasa mendengarkan musik klasik akan memiliki IQ dan EQ yang lebih dibanding anak yang tidak mendengarkan musik klasik.
Pada dasarnya, musik yang berpengaruh adalah musik yang memiliki keteraturan dan bukan pola nada yang acak atau tidak teratur.
Karena itulah, musik klasik lebih berpengaruh pada perkembangan IQ dan EQ bayi.

Metode mengenalkan dan memperdengarkan musik klasik ini juga memiliki fungsi untuk meningkatkan kedisiplinan anak.

Mengapa musik klasik mampu memberi pengaruh dalam perkembangan IQ dan EQ ?( Intelegen Quntien, Emotion Quality)

Musik klasik memiliki keteraturan, dimana yang dimaksud keteraturan disini adalah dasar – dasar musik klasik ini sejalan dengan irama denyut nadi manusia karena memang irama denyut nadi ini yang digunakan sebagai dasar pembuatan nada.

Karena itulah, musik klasik mampu mempengaruhi perkembangan jiwa, otak, karakter bahkan juga raga.

Bagi Anda yang memiliki bayi yang mungil atau bayi prematur yang lahir sebelum waktunya, musik klasik akan membantu perkembangan tubuh bayi jika diperdengarkan pada saat – saat tertentu.

. Namun Anda harus mengamati kapan saat bayi atau anak Anda merasa nyaman mendengarkan musik klasik tersebut.

Beberapa bayi juga bisa terganggu jika terdengar suara pada saat mereka tidur .
Jadi Anda memang harus mengamati dan memahami kapan bayi Anda ingin dan nyaman mendengarkan musik klasik.

Perkembangan otak pada bayi dan anak – anak akan mencapai 80 % sampai usia empat tahun jika rutin mendengarkan musik klasik.

Musik klasik ini merupakan perpaduan dari komposisi nada tinggi dan juga nada rendah yang akan merangsang perkembangan kuadran C pada otak.

Karena besarnya pengaruh musik pada perkembangan anak dan manusia pada umumnya, maka sebaiknya dipahami apa musik itu sebenarnya.

Musik mempunyai tiga bagian utama yaitu beat, harmoni dan ritme.

Masing – masing memiliki peran tersendiri bagi perkembangan anak.

Beat akan mempengaruhi tubuh , sementara harmoni mempengaruhi roh dalam diri, dan ritme akan mempengaruhi jiwa.

Sebagai contoh, bisa diamati dari penggemar musik rock yang pada saat menikmati alunan musik rock akan bergoyang lepas kendali dan memutar – mutarkan kepala sesuai irama musik seakan tanpa rasa lelah.

Atau saat hati Anda terluka atau sensitif, coba dengarkan lagu – lagu yang ringan dan indah.

Beberapa rumah sakit juga telah menggunakan terapi ini sebagai salah satu metode penyembuhan pasien.

Jika bayi Anda sedang kurang sehat coba selain memberikan obat dan multivitamin, putarkan musik – musik yang menenangkan dan teratur untuk membantu proses penyembuhannya.

Musik harmoni yang menyentuh akan membawa ketenangan jiwa dan spiritual, music harmoni yang menyayat seperti dalam film horror juga akan mempengaruhi jiwa.

Karena itu, sebelum memutarkan musik klasik ke bayi Anda, dengarkan terlebih dahulu lagu tersebut untuk memastikan bahwa musik atau lagu tersebut seimbang antara ritme, harmoni dan beatnya.

Hal ini juga telah diteliti oleh para ahli biofisika dengan menggunakan tanaman .

Tanaman yang diletakkan di depan speaker musik berisi lagu slow rock dan rock dalam beberapa hari, tanaman tersebut layu dan kering.

Sementara tanaman lain yang diletakkan di dekat lagu yang indah dalam beberapa hari justru semakin tumbuh subur dan sehat.

Nah, Anda tidak perlu ragu lagi.

Segera perdengarkan bayi Anda pada musik klasik yang indah agar semakin hari bayi Anda semakin sehat dan tumbuh dengan tingkat intelegensia dan kecerdasan emosional yang tinggi.

Sabtu, 25 Desember 2010

DAKWAH KEPADA SYAHADAT "LA ILAHA ILL ALLAH"

Dakwah Kepada Syahadat " La Ilaha Ill Allah"

Firman Allah s.w.t.:
"Katakanlah: "inilah jalan ( agama) ku, aku dan orang orang yang mengikutiku, aku berda''wah kepada Allah dengan hujjah yang nyata, maha suci Allah, dan aku tidak termasuk orang orang yang musyrik." (QS. Yusuf, 108)

Ibnu Abbas r.a. berkata : ketika Rasulullah s.a. w. mengutus Muadz bin Jabal ke Yaman beliau bersabda kepadanya :
"Sungguh kamu akan mendatangi orang-orang ahli kitab (Yahudi dan Nasrani) maka hendaklah pertama kali yang harus kamu sampaikan kepada mereka adalah syahadat La Ilaha Illallah - dalam riwayat yang lain disebutkan "supaya mereka mentauhidkan Allah"-, jika mereka mematuhi apa yang kamu da''wahkan, maka sampaikan kepada mereka bahawa Allah telah mewajibkan kepada mereka sholat lima waktu dalam sehari semalam, jika mereka telah mematuhi apa yang telah kamu sampaikan, maka sampaikanlah kepada mereka bahawa Allah telah mewajibkan kepada mereka zakat, yang diambil dari orang-orang kaya diantara mereka dan diberikan pada orang-orang yang fakir.
Dan jika mereka telah mematuhi apa yang kamu sampaikan, maka jauhkanlah dirimu dari harta pilihan mereka, dan takutlah kamu dari doanya orang orang yang teraniaya, kerana sesungguhnya tidak ada tabir penghalang antara doanya dan Allah" (HR. Bukhori dan Muslim).


Dalam hadis yang lain, Imam Bukhori dan Muslim meriwayatkan dari Sahl bin Sa''d r.a., bahawa Rasulullah s.a.w. disaat perang khaibar bersabda :
" Sungguh akan aku serahkan bendera (komando perang) ini besok pagi kepada orang yang mencintai Allah dan RasulNya, dan dia dicintai oleh Allah dan RasulNya, Allah akan memberikan kemenangan dengan sebab kedua tangannya", maka semalam suntuk para sahabat memperbincangkan siapakah diantara mereka yang akan diserahi bendera itu, di pagi harinya mereka mendatangi Rasulullah s.a.w.,. masing masing berharap agar ia yang diserahi bendera tersebut, maka saat itu Rasul bertanya : "di mana Ali bin Abi Tholib.?,

mereka menjawab : dia sedang sakit pada kedua matanya, kemudian mereka mengutus orang untuk memanggilnya, dan datanglah ia, kemudian Rasul meludahi kedua matanya, seketika itu dia sembuh seperti tidak pernah terkena penyakit, kemudian Rasul menyerahkan bendera itu kepadanya dan bersabda : " melangkahlah engkau kedepan dengan tenang hingga engkau sampai ditempat mereka, kemudian ajaklah mereka kepada Islam[15 ], dan sampaikanlah kepada mereka akan hak hak Allah dalam Islam, maka demi Allah, sungguh Allah memberi hidayah kepada seseorang dengan sebab kamu itu lebih baik dari unta-unta yang merah" [ 16 ].


Kandungan bab ini :

1- Dakwah kepada " La Ilaha Illallah" adalah jalannya orang orang yang setia mengikuti Rasulullah s.a.w..

2- Peringatan akan pentingnya ikhlas [dalam berdakwah semata mata kerana Allah], sebab kebanyakan orang kalau mengajak kepada kebenaran, justeru mereka mengajak kepada [kepentingan] dirinya sendiri.

3- Mengerti betul akan apa yang didakwahkan adalah termasuk kewajiban.

4- Termasuk bukti kebaikan tauhid, bahawa tauhid itu mengagungkan Allah.

5- Bukti kejelekan syirik, bahawa syirik itu merendahkan Allah.

6- Termasuk hal yang sangat penting adalah menjauhkan orang Islam dari lingkungan orang orang musyrik, agar tidak menjadi seperti mereka, walaupun dia belum melakukan perbuatan syirik.

7- Tauhid adalah kewajiban pertama.

8- Tauhid adalah yang harus didakwahkan pertama kali sebelum mendakwahkan kewajiban yang lain termasuk sholat.

9- Pengertian "supaya mereka mentauhidkan Allah" adalah pengertian syahadat.

10- Seseorang terkadang termasuk ahli kitab, tapi ia tidak tahu pengertian syahadat yang sebenarnya, atau ia memahami namun tidak mengamalkannya.

11- Peringatan akan pentingnya sistem pengajaran dengan bertahap.

12- Iaitu dengan diawali dari hal yang sangat penting kemudian yang penting dan begitu seterusnya.

13- Salah satu sasaran pembahagian zakat adalah orang fakir.

14- Kewajiban yang berilmu adalah menjelaskan tentang sesuatu yang masih diragukan oleh orang yang belajar.

15- Dilarang mengambil harta yang terbaik dalam penarikan zakat.

16- Menjaga diri dari berbuat dzolim terhadap seseorang.

17- Pemberitahuan bahawa do' 'a orang yang teraniaya itu dikabulkan.

18- Diantara bukti tauhid adalah ujian yang dialami oleh Rasulullah s.a.w. dan para sahabat, seperti kesulitan, kelaparan mahupun wabah penyakit.

19- Sabda Rasulullah s.a.w. : "Demi Allah akan aku serahkan bendera …" adalah salah satu dari tanda- tanda kenabian beliau.

20- Kesembuhan kedua mata Ali, setelah diludahi Rasulullah adalah salah satu dari tanda tanda kenabian beliau.

21- Keutamaan sahabat Ali bin Abi Tholib r.a..

22- Keutamaan para sahabat Rasul, [kerana hasrat mereka yang besar sekali dalam kebaikan dan sikap mereka yang senantiasa berlumba lumba dalam mengerjakan amal soleh] ini dapat dilihat dari perbincangan mereka dimalam [menjelang perang Khaibar, tentang siapakah diantara mereka yang akan diserahi bendera komando perang, masing-masing mereka menginginkan agar dirinyalah yang menjadi orang yang memperoleh kehormatan itu].

23- Kewajiban mengimani takdir Allah, karena bendera tidak diserahkan kepada orang yang sudah berusaha, malah diserahkan kepada orang yang tidak berusaha untuk memperolehnya.

24- Adab di dalam berjihad, sebagaimana yang terkandung dalam sabda Rasul : "berangkatlah engkau dengan tenang".

25- Disyariatkan untuk mendakwahi musuh sebelum memeranginya.

26- Syariat ini berlaku pula terhadap mereka yang sudah pernah didakwahi dan diperangi sebelumnya.

27- Dakwah harus dilaksanakan dengan bijaksana, sebagaimana yang diisyaratkan dalam sabda Nabi : "… dan sampaikanlah kepada mereka tentang hak hak Allah dalam Islam yang harus dilakukan".

28- Wajib mengenal hak hak Allah dalam Islam[17 ].


29- Kemuliaan dakwah, dan besarnya pahala bagi orang yang dapat memasukkan seorang saja kedalam Islam.

30- Diperbolehkan bersumpah dalam menyampaikan petunjuk. _____________________________________

Keterangan :
[15 ] Ajaklah mereka kepada Islam, iaitu kepada pengertian yang sebenarnya dari kedua kalimat syahadat, iaitu : berserah diri kepada Allah, lahir dan batin, dengan mentaati segala perintahNya dan menjauhi segala laranganNya, yang disampaikan melalui RasulNya.

[16 ] unta unta merah adalah harta kekayaan yang sangat berharga dan menjadi kebanggaan orang arab pada masa itu.

[17 ] Hak Allah dalam Islam yang wajib dilaksanakan ialah seperti sholat, zakat, puasa, haji dan kewajiban kewajiban lainnya.

Dakwah Kepada Syahadat " La Ilaha Ill Allah"
Sumber : Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab

Jumat, 24 Desember 2010

“ Allahumma sholli ‘ala Muhammad" SHALAWAT FHADILAHNYA

" Allahumma sholli 'ala Muhammad" SHALAWAT FHADILAHNYA

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الأُمِّيِّ " Allahumma sholli 'ala Muhammad an nabiyyil ummiyyi . [Ya Allah, berilah shalawat kepada Muhammad Nabi yang Ummi]" (Fadhlu Ash Sholah 'alan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam no. 60. Syaikh Al Albani mengomentari bahwa hadits ini shohih

Allahumma shalli 'ala Muhammad wa aali Muhammad wa ajjil farajahumBershalawat kepada Rasulullah saw dan Ahlul baitnya (sa) memiliki banyak keutamaan bagi kita di dunia dan akhirat. Keutamaannya antara lainnya :
**Pertama: Rasulullah saw bersabda :
"Pada hari kiamat aku akan berada di dekat timbangan. Barangsiapa yang berat amal buruknya di atas amal baiknya, aku akan menutupnya dengan shalawat kepadaku sehingga amal baiknya lebih berat karena shalawat." (Al- Bihar 7 /304 /72)

**Kedua : Rasulullah saw bersabda :
"Barangsiapa yang bershalawat kepadaku tiga kali setiap hari dan tiga kali setiap malam, karena cinta dan rindu kepadaku, maka Allah azza wa jalla berhak mengampuni dosa-dosanya pada malam itu dan hari itu." (Ad-Da'awat Ar-Rawandi: 89, bab 224 , hadis ke 226)

**Ketiga : Rasulullah saw bersabda :
"Barangsiapa yang bershalawat kepadaku ketika akan membaca Al-Qur'an, malaikat akan selalu memohonkan ampunan baginya selama namaku berada dalam kitab itu." (Al-Bihar 94 /71 /65)

**Keempat : Rasulullah saw bersabda :
"Pada suatu malam aku diperjalankan untuk mi' raj ke langit, lalu aku melihat malaikat yang mempunyai seribu tangan, dan setiap tangan mempunyai seribu jari-jemari.
Malaikat itu menghitung dengan jari-jemarinya, lalu aku bertanya kepada Jibril :
Siapakah malaikat itu dan apa yang sedang dihitungnya.?
Jibril menjawab : Dia adalah malaikat yang ditugaskan untuk menghitung setiap tetesan hujan, ia menghafal setiap tetesan hujan yang diturunkan dari langit ke bumi.
Kemudian aku bertanya kepada malaikat itu : Apakah kamu mengetahui berapa tetesan hujan yang diturunkan dari langit ke bumi sejak Allah menciptakan dunia.?
Ia menjawab : Ya Rasulallah, demi Allah yang mengutusmu membawa kebenaran kepada makhluk-Nya, aku tidak hanya mengetahui setiap tetesan hujan yang turun dari langit ke bumi, tetapi aku juga mengetahui secara rinci berapa jumlah tetesan hujan yang jatuh di lautan, di daratan, di bangunan, di kebun, di tanah yang bergaram, dan yang jatuh di kuburan.
Kemudian Rasulullah saw bersabda : Aku kagum terhadap kemampuan hafalan dan ingatanmu dalam perhitungan itu.

Kemudian malaikat itu berkata :
Ya Rasulallah, ada yang tak sanggup aku menghafal dan mengingatnya dengan perhitungan tangan dan jari-jemariku ini.

Rasulullah saw bertanya : Perhitungan apakah itu.?

Ia menjawab : ketika suatu kaum dari ummatmu menghadiri suatu majlis, lalu namamu disebutkan di majlis itu, kemudian mereka bershalawat kepadamu.
Pahala shalawat mereka itulah yang tak sanggup aku menghitungnya." (Al- Mustadrah Syeikh An-Nuri, jilid 5 : 355 , hadis ke 72)

**Kelima : Rasulullah saw bersabda :
"Sebagaimana orang bermimpi, aku juga pernah bermimpi pamanku Hamzah bin Abdullah dan saudaraku Ja'far Ath-Thayyar.
Mereka memegang tempat makanan yang berisi buah pidara lalu mereka memakannya tak lama kemudian buah pidara itu berubah menjadi buah anggur, lalu mereka memakannya tak lama kemudian buah anggur itu berubah menjadi buah kurma yang masih segar.
Saat mereka memakan buah kurma itu tak lama segera aku mendekati mereka dan bertanya kepada mereka : Demi ayahku jadi tebusan kalian, amal apa yang paling utama yang kalian dapatkan.?

Mereka menjawab : Demi ayahku dan ibuku jadi tebusanmu, kami mendapatkan amal yang paling utama adalah shalawat kepadamu, memberi minuman, dan cinta kepada Ali bin Abi Thalib (sa)." ( Ad-Da'awat Ar- Rawandi, hlm 90 , bab 224 , hadis ke 227)

**Keenam : Imam Muhammad Al-Baqir (sa) berkata: "Tidak ada sesuatu amal pun yang lebih berat dalam timbangan daripada shalawat kepada Nabi dan keluarganya.
Sungguh akan ada seseorang ketika amalnya diletakkan di timbangan amal, timbangan amalnya miring, kemudian Nabi saw mengeluarkan pahala shalawat untuknya dan meletakkan pada timbangannya, maka beruntunglah ia dengan shalawat itu." (Al-Kafi, jilid 2 , halaman 494)

**Ketujuh : Imam Ja'far Ash-Shadiq (sa) berkata :
"Barangsiapa yang tidak sanggup menutupi dosa- dosanya, maka perbanyaklah bershalawat kepada Muhammad dan keluarganya, karena shalawat itu benar-benar dapat menghancurkan dosa-dosa." ( Al-Bihar 94 / 47 /2 , 94 /63 /52)

**Kelapan : Imam Ja'far Ash-Shadiq (sa) berkata :
"Ketika nama Nabi saw disebutkan, maka perbanyaklah bershalawat kepadanya, karena orang yang membaca shalawat kepada Nabi saw satu kali, seribu barisan malaikat bershalawat padanya seribu kali, dan belum ada sesuatupun yang kekal dari ciptaan Allah kecuali shalawat kepada hamba-Nya karena shalawat Allah dan shalawat para malaikat-Nya kepadanya.
Orang yang tidak mencintai shalawat, ia adalah orang jahil dan tertipudaya, sesungguhnya Allah dan Rasul-Nya serta Ahlul baitnya berlepas diri darinya." (Al-Kafi 2: 492)
Syeikh Abbas Al-Qumi mengatakan bahwa Syeikh Shaduq (ra) meriwayatkan dalam kitabnya Ma'anil Akhbar : Imam Ja'far Ash-Shadiq (sa) menjelaskan tentang makna firman Allah saw, "Sesungguhnya Allah dan malaikat-Nya bershalawat kepada Nabi…: Shalawat dari Allah azza wa jalla adalah rahmat, shalawat dari malaikat adalah pensucian, dan shalawat dari manusia adalah doa." (Ma'anil akhbar: 368)

Dalam kitab yang sama diriwayatkan bahwa perawi hadis ini bertanya :
Bagaimana cara kami bershalawat kepada Muhammad dan keluarganya?
Beliau menjawab : صلوات الله وصلوات ملائكته وانبيائه ورسله وجميع خلقه على محمّد وآل محمّد والسلام عليه وعليهم ورحمه الله وبركاته "Semoga shalawat Allah, para malaikat- Nya, para nabi-Nya, para rasul-Nya dan seluruh makhluk-Nya senantiasa tercurahkan kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, dan semoga keselamatan, rahmat dan keberkahan Allah senantiasa tercurahkan kepadanya dan kepada mereka."

Aku bertanya : Apa pahala bagi orang yang bershalawat kepada Nabi dan keluarganya dengan shalawat ini.?

Beliau menjawab: " Ia akan keluar dari dosa-dosanya seperti keadaan bayi yang baru lahir dari ibunya. " (Ma'anil akhbar: 368)


**Kesembilan : Syeikh Al-Kulaini meriwayatkan di akhir shalawat yang dibaca setiap waktu Ashar pada hari Jum'at : اللّهمّ صلّ على محمّد وآل محمّد الاوصياء المرضيين بأفضل صلواتك وبارك عليهم بأفضل بركاتك والسلام عليه وعليهم ورحمة الله وبركاته "Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, para washi yang diridhai, dengan shalawat-Mu yang paling utama, berkahi mereka dengan keberkahan-Mu yang paling utama, dan semoga salam dan rahmat serta keberkahan Allah senantiasa tercurahkan kepadanya dan kepada mereka.
" Orang yang membaca shalawat ini tujuh kali, Allah akan membalas baginya setiap hamba satu kebaikan, amalnya pada hari itu akan diterima, dan ia akan datang pada hari kiamat dalam keadaan bercahaya di antara kedua matanya. (Al- Furu' Al-Kafi 3: 429)


**Kesepuluh : Dalam suatu hadis disebutkan :
"Barangsiapa yang membaca shalawat berikut ini sesudah shalat Fajar dan sesudah shalat Zuhur, ia tidak akan mati sebelum berjumpa dengan Al-Qaim (Imam Mahdi) dari keluarga Nabi saw : اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ وَعَجِّلْ فَرَجَهُمْ. Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, dan percepatlah kemenangan mereka ." (Safinah Al-Bihar 5 : 170)


by : egdin19@yahoo.com
dindra : egdin19m1zn@gmail.com

KEISTIMEWAAN TAUHID DAN DOSA - DOSA yang di ampuni karenanya

Keistimewaan Tauhid Dan Dosa Dosa Yang Diampuni Karenanya

Firman Allah s.w.t.: "Orang orang yang beriman dan tidak menodai keimanan [5 ] mereka dengan kedzoliman (kemusyrikan) [6 ], mereka itulah orang-orang yang mendapat ketentraman dan mereka itulah orang orang yang mendapat jalan hidayah", (QS. Al An''am, 82).

Ubadah bin Shomit r.a. menuturkan :
Rasulullah s.a.w. bersabda :

" Barang siapa yang bersyahadat [7 ] bahawa tidak ada sesembahan yang hak (benar) selain Allah saja, tiada sekutu bagiNya, dan Muhammad adalah hamba dan RasulNya, dan bahawa Isa adalah hamba dan RasulNya, dan kalimatNya yang disampaikan kepada Maryam, serta Ruh dari padaNya, dan syurga itu benar adanya, neraka juga benar adanya, maka Allah pasti memasukkanya kedalam syurga, betapapun amal yang telah diperbuatnya". (HR. Bukhori & Muslim)



Imam Bukhori dan Muslim meriwayatkan pula hadis dari Itban r.a. bahawa Rasulullah bersabda :

"Sesungguhnya Allah s.w.t. mengharamkan neraka bagi orang orang yang mengucapkan "la Ilaha Illallah" dengan ikhlas dan hanya mengharapkan (pahala melihat) wajah Allah".


Diriwayatkan dari Abu Said Al Khudri r.a. bahawa Rasulullah s.a.w. bersabda :

"Musa berkata: "Ya Rabb, ajarkanlah kepadaku sesuatu untuk mengingatMu dan berdoa kepadaMu", Allah berfirman: "ucapkan hai Musa La Ilaha Illallah",
Musa berkata: "ya Rabb, semua hambaMu mengucapkan itu",
Allah menjawab : "Hai Musa, seandainya ketujuh langit serta seluruh penghuninya - selain Aku - dan ketujuh bumi diletakkan dalam satu timbangan dan kalimat "La Ilaha Illallah" diletakkan dalam timbangan yang lain, niscaya kalimat "La Ilaha Illallah" lebih berat timbangannya." (HR. Ibnu Hibban, dan imam Hakim sekaligus menshohehkannya).



Imam Tirmidzi meriwayatkan hadis (yang menurut penilaianya hadis itu hasan) dari Anas bin Malik r. a. ia berkata aku mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda :

"Allah s.w.t. berfirman :
"Hai anak Adam, jika engkau datang kepadaKu dengan membawa dosa sejagat raya, dan engkau ketika mati dalam keadaan tidak menyekutukanKu dengan sesuatupun, pasti Aku akan datang kepadamu dengan membawa ampunan sejagat raya pula".



Kandungan bab ini :

1- Luasnya karunia Allah s.w.t..

2- Besarnya pahala tauhid di sisi Allah s.w.t..

3- Dan tauhid juga dapat menghapus dosa.

4- Penjelasan tentang ayat yang ada dalam surah Al - An''am.

5- Perhatikan kelima masalah yang ada dalam hadis Ubadah.

6- Jika kita memadukan antara hadis Ubadah, hadis Itban dan hadis sesudahnya, maka akan jelas bagi anda pengertian kalimat "la Ilaha Illallah", juga kesalahan orang- orang yang tersesat kerana hawa nafsunya.

7- Perlu diperhatikan syarat-syarat yang disebutkan dalam hadis Itban, (iaitu ikhlas semata-mata kerana Allah, dan tidak menyekutukanNya).

8- Para Nabipun perlu diingatkan akan keistimewaan "la Ilaha Illallah".

9- Penjelasan bahawa kalimat " la Ilaha Illallah" berat timbangannya mengungguli berat timbangan seluruh makhluk, padahal banyak orang yang mengucapkan kalimat tersebut.

10- Pernyataan bahawa bumi itu tujuh lapis seperti halnya langit.

11- Langit dan bumi itu ada penghuninya.

12- Menetapkan sifat sifat Allah apa adanya, berbeza dengan pendapat Asy''ariyah[ 8 ].

13- Jika anda memahami hadis Anas, maka anda akan mengetahui bahawa sabda Rasul yang ada dalam hadis Itban : "sesungguhnya Allah mengharamkan masuk neraka bagi orang orang yang mengucapkan "la Ilaha Illallah" dengan penuh ihlas kerana Allah, dan tidak menyekutukanNya", maksudnya adalah tidak menyekutukan Allah dengan sesuatupun, bukan hanya mengucapkan kalimat tersebut dengan lisan saja.

14- Nabi Muhammad dan Nabi Isa adalah sama-sama hamba Allah dan RasulNya.

15- Mengetahui keistimewaan Nabi Isa, sebagai Kalimat Allah[9 ].

16- Mengetahui bahawa Nabi Isa adalah ruh diantara ruh-ruh yang diciptakan Allah.

17- Mengetahui keistimewaan iman kepada kebenaran adanya syurga dan neraka.

18- Memahami sabda Rasul : "betapapun amal yang telah dikerjakannya".

19- Mengetahui bahawa timbangan itu mempunyai dua daun.

20- Mengetahui kebenaran adanya wajah bagi Allah. _____________________________________

Keterangan :
[5 ] Iman ialah : ucapan hati dan lisan yang disertai dengan perbuatan, diiringi dengan ketulusan niat kerana Allah, dan dilandasi dengan berpegang teguh kepada sunnah Rasulullah s.a.w..
[6 ] Syirik disebut kezholiman kerana syirik adalah menempatkan suatu ibadah tidak pada tempatnya, dan memberikannya kepada yang tidak berhak menerimanya.
[7 ] Syahadat ialah : persaksian dengan hati dan lisan, dengan mengerti maknanya dan mengamalkan apa yang menjadi tuntutannya, baik lahir mahupun batin.
[ 8 ] Asy''ariyah adalah salah satu aliran teologis, pengikut Syekh Abu Hasan Ali bin Ismail Al Asy''ari ( 260 - 324 H = 874 - 936 M).



Menetapkan sifat sifat Allah sebagaimana yang disebutkan dalam Al Qur''an mahupun As sunnah.
Termasuk sifat yang ditetapkan adalah kebenaran adanya wajah bagi Allah, mengikuti cara yang diamalkan kaum salaf soleh dalam masalah ini, iaitu : mengimani kebesaran sifat sifat Allah yang dituturkan Al Qur'' an dan As sunnah tanpa tahrif, ta''thil, takyif dan tamtsil.

Adapun Asy''ariyah, sebahagian mereka ada yang menta''wilkannya (menafsirinya dengan makna yang menyimpang dari makna yang sebenarnya) dengan dalih bahawa hal itu jika tidak dita''wilkan bisa menimbulkan tasybih ( penyerupaan) Allah dengan makhlukNya, akan tetapi perlu diketahui bahawa Syekh Abu Hasan sendiri dalam masalah ini telah menyatakan berpegang teguh dengan madzhab salaf soleh, sebagaimana beliau nyatakan dalam kitab yang ditulis di akhir hidupnya, iaitu Al Ibanah ''an ushulid diyanah (editor : Abdul Qodir Al Arnauth, Bairut, makatabah darul bayan, 1401 H)
bahkan dalam karyanya ini beliau mengkritik dan menyanggah tindakan ta''wil yang dilakukan oleh orang orang yang menyimpang dari madzhab salaf.

[9 ] Kalimat Allah maksudnya bahawa Nabi Isa itu diciptakan Allah dengan firmanNya "Kun" (jadilah) yang disampaikan Nya kepada Maryam melalui malaikat Jibril.


Keistimewaan Tauhid Dan Dosa Dosa Yang Diampuni Karenanya

Sumber : Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab

Kamis, 23 Desember 2010

Doa Nabi Nuh 

" Robbi inni audzubika an as alaka maa laisalli bihi ilmun wa illam tagfirli watarhamni akum minal khosirin " (surat Hud; 47)

 Artinya : Ya Tuhanku sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari sesuatu yang aku tidak mengetahui hakekatnya, dan sekiranya tidak Engkau ampuni dan belas kasih niscaya aku termasuk orang – orang yang merugi

Amiiin...

Doa Nabi Nuh

" Robbi inni audzubika an as alaka maa laisalli bihi ilmun wa illam tagfirli watarhamni akum minal khosirin " (surat Hud; 47)

Artinya : Ya Tuhanku sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari sesuatu yang aku tidak mengetahui hakekatnya, dan sekiranya tidak Engkau ampuni dan belas kasih niscaya aku termasuk orang – orang yang merugi

Amiiin...

OLEHTISME FANS LOVE
since : 10-10-2010

OLEHTISME FANS LOVE
since : 10-10-2010
Groups Facebook

OLEHTISME FANS LOVE
adalah suatu group yang berbasic "ANKER" (Anak Kerja Rantau) dimana anggotanya boleh melakukan apa saja. ≍☺≍ Kita ciptakan dunia tanpa sedih.≍☺≍ Bahagia di depan mata "selamanya".

ARTI KANDUNGAN "OLEHTISME FANS LOVE BOLEH MELAKUKAN APA SAJA"

"ANKER" NIKMAT NAFSU UNTUK DI KENDALIKAN BUKAN UNTUK DI TURUTI ATAUPUN DI MATIKAN

Nafsu yang ada pada diri kita masing-masing harus kita kendalikan dengan baik sehingga segala keinginannya yang baik akan kita turuti dan kita penuhi.

Sedangkan keinginan yang buruk tidak akan kita penuhi meskipun hal itu akan menyenangkan diri kita secara duniawi.

Jadi arti kata OLEHTISME FANS LOVE adalah suatu group yang berbasic "ANKER" dimana anggotanya "BOLEH MELAKUKAN APA SAJA" Itu yang di maksudkan bebas adalah dalam kamu menentukan pilihan hidupmu sendiri, kamu mau mengikuti nafsumu atau hati sucimu ?

Silahkan...

Boleh melakukan apa saja : kita yang merasa manusia punya satu titik bersih yang bertaut langsung tanpa halangan kepada Sang Pencipta.

Satu titik itu adalah hati, apabila baik maka baik pula semua tingkah lakunya.

Arti bebas melakukan apa saja bagi OLEHTISEME adalah menurut kehendak pribadi yang berasal dari hati suci "PENTUNJUK DARI ILLAHI".

Bebas melakukan apa saja di sini bukan menurutkan kemauan dari NAFSU.

------;...;""""""";....."--------

OLEHTISME FANS LOVE
adalah suatu group yang berbasic "ANKER" (Anak Kerja Rantau) dimana anggotanya boleh melakukan apa saja. ≍☺≍ Kita ciptakan dunia tanpa sedih.≍☺≍ Bahagia di depan mata "selamanya".

TUJUAN OLEHTISME FANS LOVE adalah untuk mencari teman n menjalin persaudaraan diantara komonitas dari berbagai kalangan..dalam hal ini bukan anak2 ANKER saja yang jadi fans nya olehtisme....hal ini akan meningkatkan hubungan jarak jauh diantara anak "ANKER" dan "DUNIA".

OLEHTISME adalah JIWAKU
FANS LOVE adalah SIFATKU
ANKER adalah salam PERSAHABATANKU
BAHAGIA "SELAMANYA" adalah TUJUAN HIDUPKU


Ξ▓Ξ
Ξ▓Ξsalam "ANKER" ~⊙≈☺≈⊙~.

http://www.olehtismefanslove.blogspot.com

Hak©gGeя_đяa®2020™*

MATI

Ono tangis kelayung-layung
Tangise wong kang wedi mati
Gedong ono kuncen ono
Yen wis mati mongso wurungo

Di tumpak ke kreto jowo
Rodane roda manungso
Di tutupi ambyang-ambyang
Di sirami banyune kembang

DuUH Gusti All0h
Kulo nyuwun pangapuro
Neng sayange wis ura ono guno

Di tumpak ke kreto jowo
Rodane roda manungso
Di tutupi ambyang-ambyang
Di sirami banyune kembang

DuUH Gusti All0h
Kulo nyuwun pangapuro
Neng sayange wis ura ono guno

Rabu, 22 Desember 2010

CENGKIR GADING ; CITA-CITA BAHAGIA

CENGKIR GADING ; CITA-CITA BAHAGIA

Mahasuci Sang pncipta Alam, Dzat yang memiliki segalanya.
Mahacermat, Mahasempurna, sehingga sama sekali tiada membutuhkan apapun.
Karena secara total telah mencukupi dirinya sendiri.

Ribuan malaikat yang gemuruh bertasbih, bertahmid, dan bertakbir tiap detik, tiap waktu, tiap kesempatan memuji atas namaNYA, itupun smata mata hanya menunjukkan keagungan dan kebesaran-Nya.

Diciptakan-Nya makhluk jin dan manusia, lalu diperintahkan untuk taat, bukan karena Sang Pencipta membutuhkan ketaatan makhluk-Nya.

Sungguh, semua perintah dari Allah adalah karunia agar kita menjadi terhormat, mulia, dan bisa kembali ke tempat asal mula kita yaitu SURGA.

Jadi kalau kita masuk neraka, naudzubillah, sama sekali bukan karena kurangnya karunia Sang mahasempurna, tapi karena saking gigihnya kita ingin menjadi ahli neraka, yaitu dengan banyaknya maksiat yang kita lakukan.

Tuhan Mahatahu, bahwa kita memiliki kecenderungan lebih ringan kepada hawa nafsu dan lebih berat kepada taat.

Oleh karena itu, jika kita mendapat perintah dari-NYA, dalam bentuk apapun, si nafsu ada kecenderungan ' berat' melakukannya, bahkan tak segan-segan untuk menolaknya.
Misalnya ; sholat, kecenderungannya ingin dilambatkan.
Shaf saja, orang yang berebutan shaf pertama itu tidak banyak, amati saja bahwa shaf belakang cenderung lebih banyak diminati.
Perintah sholat banyak yang melakukan, tapi belum tentu semuanya tepat waktu, yang tepat waktu juga belum tentu bersungguh-sungguh khusu'.

Bahkan ada kalanya - mungkin kita yang justru menikmati shalat dengan pikiran yang melantur, melayang-layang tak karuan, sehingga tak jarang banyak program atau urusan duniawi lainnya yang kita selesaikan dalam shalat.

Dan yang lebih parah lagi, kita tidak merasa bersalah.

Saat menafkahkan rizki untuk sedekah, maka si nafsu akan membuat seakan-akan sedekah itu akan mengurangi rizki kita, bahkan pada lintasan berikutnya sedekah ini akan dianggap membuat kita tidak punya apa-apa.
Padahal, sungguh sedekah tiak akan mengurangi rizki, bahkan akan menambah rizki kita.
Namun, karena nafsu tidak suka kepada sedekah, maka jajan justru lebih disukai.

Sungguh, kita telah diperdaya dengan rasa malas ini.

Bahkan saat malas beribadah, otak kita pun dengan kreatif akan segera berputar untuk mencari dalih ataupun alasan yang dipandang "logis dan rasional".
Sehingga apa-apa yang tidak kita lakukan karena malas, seolah-olah mendapat legitimasi karena alasan kita yang logis dan rasional itu, bukan semata-mata karena malas.
Ah, betapa hawa nafsu begitu pintar mengelabui kita.

Lalu, bagaimana, cara kita mengatasi semua kecenderungan negatif diri kita ini ?

Cara paling baik yang harus kita lakukan adalah kegigihan kita melawan kemalasan diri ini, karena kecenderungan malas kalau mau diikuti terus-menerus tidak akan ada ujungnya, bahkan akan terus membelit kita menjadi seorang pemalas kelas berat, naudzubillah.

Berangkat ke Mesjid, maunya dilambat-lambatkan, maka lawan ! Berangkat saja.

Ketika terlintas, nanti saja wudlunya di Mesjid. Lawan !
Di Mesjid banyak orang, segera lakukan wudlu di rumah saja! Itu sunah.

Sungguh orang yang wudhu di rumah lalu bergegas melangkahkan kakinya ke Mesjid untuk sholat, maka setiap langkahnya adalah penggugur dosa dan pengangkat derajat.

Sampai di Mesjid paling nikmat duduk di tempat yang memudahkan dia keluar dari Mesjid, bahkan kadangkala tak sungkan untuk menghalangi orang lewat.
Lebih- lebih lagi bila memakai sendal bagus, ia akan berusaha sedekat mungkin dengan sendalnya, dengan alasan takut dicuri orang.

Begitulah nafsu, sungguh bagi orang yang ingin kebaikan, dia akan berusaha agar duduknya tidak menjadi penghalang bagi orang lain.

Maka akan dicarinyalah shaf yang paling depan, shaf yang paling utama.

Sesudah sholat, ketika mau dzikir, kadang terlintas urusan pekerjaan yang harus diselesaikan, maka bagi yang tekadnya kurang kuat ia akan segera ngeloyor pergi, padahal zikir tidak lebih dari sepuluh menit, ngobrol saja 1 jam masih dianggap ringan.

Atau ada juga yang sampai pada tahap zikir, diucapnya berulang-ulang, subhaanallah subhaanallah, tapi pikiran melayang kemana saja.

Anehnya lagi kalau memikirkan "Dia Si Jantung Hati", konsentrasinya sungguh luar biasa.

Kenapa misalnya, mengucap subhaanallah 33 x yang sadar mengucapkannya, cuma satu kali?

Atau ingatlah saat kita akan berdoa, kadang kita malas, ada saja alasan untuk tidak berdoa, walaupun dilakukan, akan dengan seringkas mungkin.

Padahal demi ALLAH dzikir-dzikir yang kita ucapkan akan kembali pada diri kita juga.

Oleh karena itu, bila muncul rasa malas untuk beribadah, itu berarti hawa nafsu berupa malas sedang merasuk menguasai hati.

Segeralah lawan dengan mengerahkan segenap kemampuan yang ada, dengan cara segera melakukan ibadah yang dimalaskan tersebut.

Sekali lagi, bangun dan lawan !

Insya Allah itu akan lebih dekat kepada ketaatan.

Janganlah karena kemalasan beribadah yang kita lakukan, menjadikan kita tergolong orang-orang munafik, naudzubillah.

Firman-Nya, " Sesungguhnya orang-orang munafik itu hendak menipu ALLAH dan ALLAH akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya ( dengan shalat) dihadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut ALLAH, kecuali sedikit saja". (Q.S. AN Nisa 4 : 142).

Ingatlah bahwa kalau kita tergoda oleh bisikan hawa nafsu berupa kemalasan dalam beribadah, maka kita ini sebenarnya sedang menyusahkan diri sendiri, karena semua perintah itu adalah karunia ALLAH. Coba, ALLAH menyuruh kita berdzikir, siapa yang mendapat pahala ? Kita.

ALLAH menyuruh berdoa,lalu doa diijabah, buat Siapa ? Buat kita.

ALLAH sedikitpun tidak ada kepentingan manfaat atau mudharat terhadap apa-apa yang kita lakukan.

Tepatlah ungkapan Imam Ibnu Atho'illah dalam kitabnya, Al Hikam, "Allah mewajibkan kepadamu berbuat taat, padahal yang sebenarnya hanya mewajibkan kepadamu untuk masuk ke dalam SURGA- NYA (dan tidak mewajibkan apa-apa kepadamu hanya semata- mata supaya masuk kedalam surga-Nya)".

Maka Abul Hasan Ashadily menasehatkan kepada kita, " Hendaklah engkau mempunyai satu wirid, yang tidak engkau lupakan selamanya, yaitu mengalahkan hawa nafsu dengan lebih mencintai TUHANMU (ALLAH SWT)".
Maka kalau kita sengsara, kita susah, kita menderita, itu bukan karena siapa-siapa, itu semua kita yang berbuat.

Padahal sungguh, setiap desah nafas yang kita hembuskan adalah amanah dari ALLAH SWT, dan sebagai titipan wadah yang harus kita isi dengan amal-amal kebaikan.

Sedangkan hak ketuhanan tetap berlaku pada tiap detik yang dilalui oleh seorang hamba.
Abul Hasan lebih lanjut mengatakan, "Pada tiap waktu ada bagian yang mewajibkan kepadamu terhadap ALLAH SWT (yaitu beribadah)".

Jadi sungguh sangat aneh jika kita bercita-cita ingin bahagia, ingin dimudahkan urusan, ingin dimulyakan, tapi justru amal-amal yang kita lakukan ternyata menyiapkan diri kita untuk hidup susah.
Seperti orang yang bercita-cita ingin masuk surga tapi amalan-amalan yang dipilih amalan-amalan maksiat.

Maka, sahabat-sahabat Q sekalian sederhanakanlah hidup kita, paksakan diri ini untuk taat kepada perintah ALLAH, kalau belum bisa ikhlas dan ringan dalam beribadah.

Mudah-mudahan ALLAH yang melihat kegigihan diri kita memaksa diri ini, nanti dibuat jadi tidak terpaksa karena Dia-lah yang Maha Menguasai diri ini.